Kopi PARAPATIH

Kopi PARAPATIH
sku: 4761883053
$3.40
Shipping from: Indonesia
   Description
*10% DARI PENDAPATAN KITA AKAN DIKONTRIBUSIKAN KEPADA ANAK YATIM PIATU
*CUKUP DENGAN MEMBELI 1 KOPI PARAPATIH ANDA SUDAH MERINGANKAN SAUDARA SAUDARA KITA YANG MEMBUTUHKAN
*POHON KOPI TERTUA
*100% BIJI KOPI MERAH PILIHAN
*DIPROSES SECARA KHUSUS DENGAN HARGA YANG GAK SERIUS
*DIJEMUR MENGGUNAKAN PARA-PARA (widek) SELAMA15-20 HARI
*DIKEMAS DENGAN ALUMUNIUM FOIL
*TUTUP GANDA UNTUK MENCEGAH HILANGNYA AROMA KHAS
*KOPI ROBUSTA PARAPATIH KOPINYA PARA RAJA
*SILAHKAN DI BACA PROSES PEMBUATAN KOPI PARA PATIH
Sejak masa penjajahan Belanda, Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Dampit bagian selatan merupakan daerah penghasil kopi.
Pohon Kopi di daerah kepatihan termasuk salah satu kopi tertua di kabupaten malang. Jika dilihat dari bekas bangunan yang masih tersisa, tanaman kopi parapatih Kabupaten Malang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda sekitar tahun 1800-an.
"PROSES PEMBUATAN KOPI PARA PATIH"
Diproses natural
Proses untuk menghasilkan kopi parapatih, cherry kopi yang sudah dipanen disortasi atau dipilah. Hal itu untuk menghindarkan adanya cherry kopi yang tidak matang sempurna saat dipanen.
“Biasanya dari kebun masih ada yang hijau dan kuning. Itu dipisah. Kita ambil yang merah,”
Kemudian, cherry kopi itu dirambang ke dalam air untuk membuang kotoran dan cherry kopi yang bijinya rusak. Biasanya, biji kopi yang rusak akan mengambang saat dirambang ke dalam air. Setelah itu difermentasi ke dalam karung plastik selama 36 sampai 40 jam untuk menghasilkan cita rasa yang khas.
Biasanya perlakukan petani untuk cherry kopi pasca-panen tidak teratur. Mereka kebanyakan mengeringkan kopi dengan menjemur di halaman rumah dan di pinggir jalan dengan alas seadanya. Padahal, pada saat proses pengeringan, kopi terus menyerap aroma. Proses pengeringan yang tidak teratur akan membuat biji kopi itu kehilangan aroma dan cita rasa khas yang dikandungnya.
Karena kopi ini menyerap aroma. "Kalau dijemur diatas tanah, akan bau tanah".
Berbeda dengan kopi parapatih yang proses penjemurannya di lakukan di atas para para (widek).
Proses penjemuran biasanya memakan waktu yang cukup lama, dari 15 hingga 20 hari.
"Melalui upaya itu lah, aroma dan cita rasa cokelat karamel yang terkandung di dalam kopi itu mulai terasa".
   Price history chart & currency exchange rate

Customers also viewed